Jumat, 11 Januari 2013

Sistem Operasi LINUX



Linux adalah nama sebuah sistem operasi untuk PC yang menyerupai UNIX atau Unik like/ Unix style. Linux merupakan implementasi independen dari POSIX, meliputi true multitasking, virtual memory, share libraries,demand loading, proper memory magement, dan multiuser.

Linux awalnya merupakan proyek hobi yang dibuat oleh Linus Benedict Torvald, seorang mahasiswa Universitas Helsinkin di Finlandia. Linus terinspirasi oleh diciptakannya Minix, sistem tiruan UNIX sederhana yang dibuat oleh Andy Tanenbaum. Oleh karena itu, ia pun termotivasi untuk membuat sistem operasi  tiruan Unix yang lebih sempurna, yang kemudian dinamakan Linux.

Linux adalah sistem operasi yang bersifat open source, disebarkan secara luas dengan gratis di bawah lisensi GNU General Public License (GPL). Ddengan lisensi GNU program, lengkap dengan source code dari aplikasi-aplikasi lainnya itu diberikan secara bebas. Tidak hanya itu, anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak yang diinginkan, atau bahkan mengubah kode sumbernya dan itu semua legal di bawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa kita dapat memperoleh Linux tanpa harus membayar sama sekali. Jika anda harus membayar tiap kali insyall perangkat lunak dilain komputer, dengan Linux anda dapat menginstallnya di mana saja tanpa harus membayar lisensi.

Linux cenderung lebih stabil dibandingkan yang proprietary (close source). Ketika sesuatu salah pada piranti open source, banyak programmer yang akan turun tangan, menganalisis apa kesalahannya, dan segera menyediakan solusi bagi pemakai. Beda dengan yang close source, anda tidak diperkenankan mengetahui kode sumbernya sehingga anda tidak akan pernah tahu apakah program yang dibeli itu aman atau tidak (sering disebut security by obscurity), Jika ada pemberitahuan tentang bug dari mereka, seringkali sudah terlambat.

Dengan Linux, anda dapat meneliti kode sumbernya langsung, bersama dengan pengguna Linux lainnya. Linux masih dikembangkan oleh kelompok-kelompok tanpa dibayar, yang banyak dijumpai di Internet. Mereka tukar menukar kode, melaporkan bug, dan membenahi segala masalah yang ada. Setiap orang yang tertarik dipersilahkan untuk bergabung dalam pengembangan Linux.

Sebuah sistem yang terinstall Linux bisa dikatakan berbeda jika versi kernelnya dan fungsi sistem itu berbeda. Sistem yang satu menggunakan kernel versi 2.2.10 sebagai workstation, sedangkan sistem yang satu lagi menggunakan kernel 2.0.36 dan sebagai server web, mail, dan ftp.

Sebagai standalone PC, atau komputer pribadi yang berdiri sendiri, kita akan temukan bahwa Linux adalah sistem operasi yang dapat di andalkan. Tidak ada lagi gangguan virus, hang di tengah jalan, atau reboot puluhan kali. Apalagi jika komputer terhubung ke internet, Linux menjanjikan keamanan yang cukup memadai.
Selain tangguh sebagai komputer pribadi, Linux menaawarkan kinerja optimal untuk dijadikan sebagai server.

Awalnya karena sangat stabil, Linux digunakan umumnya untuk keperluan server. Anda dapat menggunkan Linux untuk membuat server dan anda pun dapat menjalankan beberapa layanan server di satu komputer tanpa harus khawatir akan kehilangan kestabilan. Dengan makin populernya Linux, makin banyak pula keinginan untuk menjadikan Linux tidak hanya digunakan untuk keperluan server, tetapi juga untuk workstation.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar